Login

7 Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak di Dunia

Di awal-awal kemunculannya, mungkin tak seorang pun menduga bahwa virus corona akan menyebar begitu cepat dan menginfeksi banyak sekali orang di berbagai belahan dunia. Ya, China – lebih tepatnya Wuhan sebagai kota asal virus ini, bukan satu-satunya negara terdampak. Virus penyebab Covid-19 juga ada di lebih dari 210 negara lainnya di dunia. Dan itu termasuk negeri kita tercinta, Indonesia.

Hingga saat ini, setidaknya lebih dari 2,9 juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi virus corona. Ratusan ribu diantaranya berhasil sembuh, namun ratusan ribu lainnya meninggal dunia. Berkaca dari kasus yang kian bertambah dari hari ke harinya, menyebar dari satu negara ke negara lainnya, tak mengeheranka, jika WHO pun menobatkan virus corona sebagai pandemi global.

Pesatnya pertumbuhan kasus baru membuat jumlah korban terinfeksi dan tewas akibat Covid-19 telah jauh lebih banyak dari beberapa wabah lainnya yang pernah menyerang dunia. Katakanlah MERS-CoV atau sindrom pernapasan Timur Tengah, dan SARS atau sindrom pernapasan akut.

Data Worldmeters menunjukkan sejumlah negara dengan angka infeksi Covid-19 melebihi China sebagai negara yang pertama kali mengidentifikasi adanya virus corona baru pada akhir Desember 2019. Berikut 7 diantaranya:

Berikut adalah daftar 10 negara dengan kasus corona terbanyak di dunia saat ini, menurut Worldometers.

Amerika Serikat

Virus Corona pertama kali teridentifikasi di Amerika Serikat sekitar awal Februari 2020. Diduga, korban pertamanya adalah seorang warga asal Santa Clara, California. Saat ini, setidaknya lebih dari 960 ribu kasus dikonfirmasi di AS, dengan New Jersey dan New York menjadi area paling terdampak.

(Baca juga: True or False, Ketahui Lebih Banyak Tentang Virus Corona)

Menurut laporan, AS setidaknya telah melakukan tes ke lebih dari 5,27 juta orang. Ini merupakan tes terbanyak yang dilakukan suatu negara untuk mencari pasien Covid-19. Korban meninggal sendiri dilaporkan telah melampaui angka 45.000, dengan angka kesembuhan lebih dari 82.000.

Spanyol

Setidaknya lebih dari 207 ribu kasus positif virus Corona ditemukan di Spanyol hingga hari ini, (26/4/2020). Total pasien meninggal akibat infeksi COVID-19 di negeri matador mencapai 22 ribu kasus, yang secara tidak langsung menjadikan Spanyol sebagai negara ketiga dengan kasus kematian tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat dan Italia.

Meski begitu, data Kementerian Kesehatan Spanyol terbaru mengungkapkan bahwa angka kematian terus dalam tren menurun. Kabar baik ini pun sontak membuat Menteri Kesehatan Salvador Illa, berencana membuka lockdown.

Italia

Meski menduduki posisi ketiga dalam daftar, nyatanya Italia menjadi negara dengan angka kematian tertinggi di dunia akibat virus corona. Menurut laporan, korban meninggal di negeri Pizza mencapai 24.000, dengan angka infeksi mencapai 183.957.

Banyak tenaga medis di Italia yang menjadi korban pandemi virus Corona (COVID-19). Sedikitnya 150 dokter di negara ini meninggal dunia setelah terinfeksi virus tersebut. Asosiasi Dokter Italia menyebut sekitar 10 persen dari total kasus virus Corona di Italia adalah para profesional medis.

Prancis

Menyusul Italia, Prancis menjadi negara keempat di dunia dengan jumlah kematian akibat Covid-19 menembus angka 20.000 orang. Jumlah kasus positif virus corona sendiri diketahui mencapai 124 ribu. Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Véran menyebut bahwa kasus negaranya ini masih belum mencapai puncaknya, meski korban sangat banyak.

“Ini masih belum berakhir. Jauh dari itu. Jalannya panjang. Angka yang saya umumkan menunjukkan hal tersebut,” katanya.

Jerman

Meski mencatatkan diri sebagai negara dengan kasus virus corona terbanyak, namun Jerman patut berlega hati lantaran memiliki angka kematian yang terbilang rendah. Dari lebih dari 157 ribu kasus yang dilaporkan, angka kematian akibat Covid-19 di Jerman adalah 5.880.

Pengujian berskala besar dan banyaknya tempat perawatan intensif disebut-sebut menjadi salah satu kunci kenapa Jerman mampu menekan angka kematian akibat virus corona. Lebih dari 100 ribu orang berhasil sembuh dari virus ini.

Inggris

Meski secara kasus berada di urutan keenam (dengan 253 ribu kasus), namun Inggris mencatatkan diri sebagai salah satu negara dengan korban meninggal akibat virus corona terbanyak di dunia. Menurut data terbaru (26/4), angka kematian di negara ini telah melampaui angka 20.000.

Angka yang terus menanjak ini kian mempersulit Inggris untuk segera mengambil keputusan apakah akan meringankan lockdown atau tidak. Sementara perekonomian sendiri kian carut-marut.

Turki

Sejauh ini, Turki telah mengonfirmasi 110 ribu kasus infeksi dengan lebih dari 2.800 kematian. Menurut Asosiasi Medis Turki, hampir 3.500 pekerja medis telah terinfeksi virus mematikan ini, dengan 24 orang diantaranya meninggal.

Pemerintah Turki sendiri telah mengambil sejumlah langkah untuk mengendalikan penyebaran virus Corona dinegaranya. Salah satunya dengan menutup sekolah dan universitas, melarang pertemuan massal dan penutupan tempat-tempat publik seperti restoran. Lebih dari 30 kota di negara ini, termasuk Ankara dan Istanbul juga melakukan lockdown.

Menyusul ketujuh negara tersebut, ada Iran, China dan Rusia di 10 besar negara dengan kasus virus corona tertinggi. Indonesia sendiri, yang per hari ini (26/4) mencatatkan jumlah kasus sebanyak 8.882 dengan angka kematian 743 orang berada di urutan 36.

Leave your vote

4 points
Upvote Downvote

Total votes: 6

Upvotes: 5

Upvotes percentage: 83.333333%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 16.666667%

2 responses on "7 Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak di Dunia"

  1. Apakah sekarang Indonesia masuk Kasus covid terbanyak?

  2. Rusia dan Brazil menjadi pusat pandemi baru setelah USA

Leave a Message

© 2017 XL Axiata. All rights reserved. Privacy Policy

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

    Processing files…

    X
    X