Login

Batuk Biasa atau Batuk karena Terinfeksi Virus Corona, Ini Bedanya!

Saat ini, mungkin tak ada yang lebih mengkhawatirkan bagi masyarakat dunia selain dari wabah virus Corona. Dan ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, virus ini menyebar dengan sangat cepat dan telah memakan banyak korban di berbagai penjuru dunia.

Hingga hari ini (31/3/20) saja, setidaknya lebih dari 780 ribu orang di lebih dari 200 negara telah terinfeksi virus ini. Angka ini bertambah hampir 65.000 dibanding hari sebelumnya. Dari jumlah tersebut, lebih dari 38 ribu pasien meninggal dunia, sementara lebih dari 160 ribu telah dinyatakan sembuh.

Alasan lainnya, bukan perkara mudah untuk mendeteksi keberadaan virus ini di tubuh kita. Pasalnya infeksi yang menyerang sistem pernapasan ini memiliki gejala yang hampir sama dengan flu biasa, ya demam, ya sakit kepala, ya batuk. Bedanya, bisa berakhir fatal.

Lantas, apa itu artinya virus corona sama sekali tidak bisa terdeteksi secara alami? Sebenarnya tidak juga.

Para ahli telah menyebutkan sejumlah gejala yang bisa mengindikasikan seseorang terinfeksi virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2. Diantara gejala-gejala tersebut, batuk disebut bisa menjadi pembeda. Karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara batuk biasa dengan batuk karena diduga terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

(Baca juga: Bagaimana Virus Corona Menginfeksi Manusia?)

Melansir Kompas.com, diketahui bahwa batuk yang terjadi pada penderita Covid-19 dan orang yang menderita influenza sama-sama terjadi di waktu yang cukup sering, selama mereka sakit.

Bedanya, batuk yang terjadi pada orang yang menderita influenza, seperti diungkap Centers for Disease Control and Prevention (CDC), terjadi secara tiba-tiba dan sering. Meski begitu, ini tidak akan berlangsung lama, mengingat penderita bisanya akan sembuh dalam waktu relatif singkat, kurang dari 2 minggu. Tak hanya itu, batuk yang terjadi pada orang yang menderita flu juga akan disertai dengan pilek dan bersin-bersin. Sementara pada penderita Covid-19 tidak.

Batuk yang menandakan seseorang terindikasi Covid-19 adalah batuk kering yang terjadi secara terus-menerus. Setidaknya dalam waktu setengah hari. Jadi batuk ini tidak terjadi sesekali hanya karena kita berdehem atau merasakan ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan. Batuk yang terjadi pada penderita Covid-19 adalah batuk yang tidak pernah dirasakan oleh penderita sebelumnya. Artinya, bukan batuk biasa seperti yang bisa dirasakan sehari-hari.

Kalau begitu, apa bisa disimpulkan bahwa baruk kering sama dengan Covid-19? Tentu saja tidak. Meski orang yang mengalami batuk kering tidak bisa dibilang 100 persen menderita Covid-19, namun batuk ini lebih berpotensi menjadi gejala penyakit tersebut, ketimbang batuk basah yang menghasilkan dahak. Disebutkan, 67,7 persen pasien yang terkonfirmasi sebagai penderita Covid-19 menunjukkan gejala batuk kering ini, sehingga tak jarang ini disebut sebagai gejala utama.

Leave your vote

9 points
Upvote Downvote

Total votes: 15

Upvotes: 12

Upvotes percentage: 80.000000%

Downvotes: 3

Downvotes percentage: 20.000000%

5 responses on "Batuk Biasa atau Batuk karena Terinfeksi Virus Corona, Ini Bedanya!"

  1. Terima kasih, bermanfaat.
    Mohon diperbaiki tata kalimat di paragraf pertama: kata”dan” bukan untuk di awal kalimat.

Leave a Message

© 2017 XL Axiata. All rights reserved. Privacy Policy

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

    Processing files…

    X
    X