Login

Dari Indonesia sampai China, Ini 7 Makanan Khas di Hari Lebaran

Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan oleh umat Islam. Selain dijadikan momen untuk berkumpul bersama keluarga, apalagi keluarga yang karena suatu alasan, misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah, Idul Fitri juga menjadi saat dimana kita bisa menikmati banyak makanan yang biasanya jarang dinikmati. Singkat kata, makanan khas lebaran. 

Nah, jika di Indonesia dan tetangga kita Malaysia makanan khas lebaran yang paling populer adalah ketupat, bagaimana dengan di negara lainnya?

Maroko

Jika kita di Indonesia memulai hari dengan menyantap ketupat, orang-orang di Maroko memulai hari dengan menyantap apa yang dipanggil Laasida. Sekilas, ini seperti puding beras, tapi sebetulnya terbuat dari couscous yang diberi rasa manis oleh mentega dan madu. Laasida biasanya dinikmati dengan beberapa makanan pendamping, sebut saja buah ara segar, pistachio, dan pomegranate. Oh, jangan lupakan secangkir teh sebagai pelengkap.

Afganistan

Meski di Afganistan Idul Fitri lebih identik dengan anak-anak – ditandai dengan banyaknya festival yang ditujukan untuk anak, tidak berarti makanan khas di hari rya ini hanya bisa dinimkati oleh anak-anak. Bolani misalnya, menjadi makanan tradisional yang disukai oleh semua kalangan di negara ini, dari anak-anak hingga orang tua. Bolani merupakan makanan sejenis roti yang dipanggang atau digoreng. Isinya bisa berupa sayuran hijau, kentang, kacang-kacangan, labu, kucai, daun bawang, atau yang lainnya, tergantung selera pembuat. Untuk melengkapinya, biasanya Bolani disantap dengan yogurt.

Suriah

Kue kering sebagai pelengkap kudapan di hari Lebaran nyatanya tak hanya familiar di Indonesia. Katakan saja Nastar, Putri Salju, atau Kastangel. Di Timur Tengah, seperti Palestina, Suriah, dan Lebanon, kue kering juga menjadi santapan khas di hari Idul Fitri. Satu diantaranya yang paling terkenal adalah Ghraybeh. Di Suriah, biasanya kue ini ditambahkan almond, pistachio atau kacang mede. Selain tiga negara tersebut, kue kering untuk Lebaran juga dibuat oleh orang Irak dengan nama klaicha dan orang Mesir dengan nama Kahk.

(Baca juga: 7 Menu Wajib di Bulan Ramadhan, Gak Ada Ini Gak Lengkap!)

Ethiopia

Lain di Afganistan, lain pula di Ethopia. Disini umat Islam biasanya menikmati apa yang dipanggil Doro Wat di hari-hari besar seperti Idul Fitri. Doro Wat merupakan kari yang disajikan dengan ayam dan roti yang disebut Injera. Biasanya Doro Wat disantap secara bersama-sama. Mirip-mirip bancakan lah kalau di Indonesia.

Rusia

Meski terhitung minoritas, bukan berarti umat muslim di Rusia merayakan Idul Fitri secara biasa. Nyatanya, sama seperti di China, perayaan hari kemenangan di negara ini juga tak kalah meriah. Hal ini salah satunya diwakili oleh kehadiran Manti, sebuah hidangan khas hari Lebaran berupa pangsit yang berisi cacahan daging sapi atau domba yang telah dibumbui. Orang Rusia membebaskan siapapun untuk berkreasi dengan Manti-nya. Alhasil, setiap wilayah atau bahkan keluarga punya resep manti sesuai selera masing-masing.

Pakistan

Di beberapa negara Asia Selatan seperti India, Pakistan, dan Bangladesh, santapan khas di hari raya Idul Fitri adalah Sheer Khurma. Sheer Khurma artinya adalah susu dan kurma yang disajikan di pagi hari sebagai sarapan setelah salat Eid. Makanan ini terbuat dari bihun, susu, gula, kurma, dan bisa ditambahkan detail lain sesuai selera. Biasanya berupa kacang almond, cengkeh,  kismis, hingga air mawar. 

China

Meski tak seperti Indonesia, yang mayoritas penduduknya adalah umat Islam, toh perayaan Idul Fitri di China tetap sama meriahnya. Paling tidak di beberapa tempat tertentu – daerah Barat Laut China yang ditinggali suku Hui. Biasanya, orang China menikmati You Xiang sebagai santapan. You Xiang sendiri merupakan camilan yang dibuat dari tepung terigu, ragi dan garam yang digoreng. Ini bisa dimakan baik dengan sup ataupun nasi.  

Leave your vote

2 points
Upvote Downvote

Total votes: 2

Upvotes: 2

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

3 responses on "Dari Indonesia sampai China, Ini 7 Makanan Khas di Hari Lebaran"

  1. Pengen juga nih ngerasain dari masing-masing negara.

  2. Menarik sekali, kemarin saya bersama keluarga masih merayakan momentum Idul Fitri dengan ayam opor dan rendang daging. walau tidak berkunjung kerumah saudara, setidaknya bisa merasakan momentum lebaran yang berbeda dari tahun biasanya

Leave a Message

© 2017 XL Axiata. All rights reserved. Privacy Policy

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

    Processing files…

    X
    X